Cari disini

Memuat...

Rabu, 22 Februari 2012

MENUMBUHKAN PERCAYA DIRI ANAK


MENUMBUHKAN PERCAYA DIRI ANAK
oleh : Redaksi [ 2009-01-31 00:14:51 ]
Rasa percaya diri merupakan pelindung bagi seorang anak, dalam menghadapi berbagai tantangan dihadapannya kelak. Anak-anak yang merasa bahagia akan keadaan dirinya, akan mudah saat menghadapi konflik dan tahan terhadap hal-hal negatif.

Seorang anak yang percaya dirinya cukup tinggi, akan menikmati kehidupannya, ia akan lebih bersikap realistis, positif dalam memandang suatu masalah dan umumnya optimis dalam menghadapinya.

Sebaliknya seorang anak yang kurang puas dengan kondisinya, akan merasa cemas dan frustasi menghadapi tantangan ke depan. Anak-anak yang berpikir buruk tentang dirinya pun, akan mengalami kesulitan menemukan cara untuk menghadapi masalah.

Karena itu, sebagai orangtua Anda berkewajiban untuk membuat kehidupan si kecil selalu bahagia, sehingga ia memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan optimis dalam menatap masa depannya.

Rasa percaya diri juga dibangun lewat pola asuh, saat memasuki usia balita, mulailah memberikan kebebasan pada si kecil untuk melakukan sesuatu secara sendiri. Sehingga ia pun secara tak langsung akan mulai menghargai diri sendiri berkat kemampuannya tersebut.

Misalnya saat ia mulai makan sendiri, pada awalnya mungkin akan berantakan. Bila kita membiarkannya terus mencoba, meski harus gagal berkali-kali, ketika akhirnya ia mampu melakukannya dengan baik, konsep dirinya akan terbentuk bahwa ia pun mampu melakukan sesuatu dengan baik.

Dalam berinteraksi dengan orang lain, rasa percaya diri memegang peranan penting. Di sini keterlibatan orangtua diperlukan, untuk menolong si kecil membangun interaksi yang baik dengan orang lain. Semakin pandai ia membaur di suatu lingkungan, semakin tinggi rasa percaya dirinya.

Seorang anak yang merasa tidak dicintai, akan berkembang menjadi seseorang yang kurang menghargai dirinya. Begitu pun anak yang dicintai tapi merasa merasa ragu dengan dirinya sendiri, pada akhirnya akan kurang mampu menghargai diri dan rasa percaya dirinya pun rendah.

Sangat wajar bila seorang anak memiliki rasa percaya diri yang masih fluktuatif, dan terus belajar melalui pengalamannya. Lingkungan juga akan membentuk persepsi baru tentang dirinya, sehingga ada baiknya orangtua terus mencermati perkembangan rasa percaya diri buah hatinya.

Berikut ciri-ciri seorang anak yang memiliki rasa percaya diri rendah:

1. Cenderung enggan melalukan sesuatu yang baru.
2. Sering menilai buruk dirinya sendiri, dengan mengatakan "Saya memang bodoh, saya memang buruk" atau "Enggak ada gunanya saya belajar ini" dan "tidak ada yang memperhatikan aku".
3. Mudah menyerah, menunggu orang lain yang melakukan dan takut bersaing dengan teman sebayanya.
4. Menunjukkan toleransi yang rendah dan mudah frustasi.
5. Tidak kuat menghadapi kritikan dan mudah kecewa dengan keadaan dirinya.
6. Cenderung menarik diri dan bersikap pesimis.

Tanda-tanda anak yang percaya dirinya tinggi:

1. Mampu menghargai dirinya sendiri, dengan selalu bergembira saat bersama teman-temannya.
2. Merasa nyaman dan bersemangat dalam kegiatan berkelompok, maupun kegiatan sendiri.
3. Senang menghadapi tantangan dan mampu mencari solusinya.
4. Mampu bersuara lantang, tanpa bermaksud sombong maupun melecehkan orang lain.
5. Lebih suka mengatakan 'saya tidak tahu cara mengerjakannya' daripada 'saya memang bodoh, tak bisa melakukannya'.
6. Mampu menerima apa adanya, sesuai dengan kelebihan dan kelemahan diri tapi tetap memandangnya dengan optimis.

Untuk meningkatkan percaya diri si kecil, apa yang dapat Anda lakukan?

- Perhatikan ucapan Anda
Anak-anak sangat sensitif dengan ucapan orangtuanya, terus menghargai usaha si kecil untuk mencapai sukses. Bila ia mengalami kegagalan, hibur lah dengan mengatakan 'lain kali kalau kamu berusaha lebih keras lagi, pasti berhasil' atau 'meski tidak berhasil, tapi Mama bangga dengan usaha kamu'. Hiburlah ia dengan menghargai usahanya, tanpa memberi harapan yang terlalu jauh.

- Jadilah model yang positif
Orangtua adalah cermin anak, sehingga bila Anda pesimis dan tidak yakin dengan kemampuan diri, maka si kecil pun akan melakukan hal yang sama. Karena itu tingkatkan terus percaya diri Anda, agar bisa menjadi contoh bagi si kecil.

- Kenali dan pahami buah hati Anda
Bantulah si kecil untuk membentuk rasa percaya diri yang lebih akurat dan realistis, sehingga ia memiliki konsep diri yang lebih sehat. Sebab bila dibiarkan, persepsi diri yang tak akurat akan membekas hingga ia beranjak dewasa.

Misalnya saat si kecil mendapatkan nilai jelek di pelajaran matematika dan mengatakan, 'aku tidak bisa matematika, aku bodoh'. Maka masalahnya bukan hanya ia tak bisa, tapi juga kepercayaan dirinya yang rendah sehingga selalu gagal.

Bantulah dengan memberinya dukungan, seperti 'Kamu murid yang baik dan sudah melakukan hal yang tepat, kalau memang kamu butuh bantuan kita bisa melakukannya bersama-sama. Sehingga kamu bisa mengerjakan tugas lainnya'.

- Bersikaplah spontan dan mesra
Suntikan rasa cinta pada si kecil sehingga ia mampu membangun citra dirinya secara positif, jangan ragu pula memberinya pelukan. Katakan bahwa Anda bangga dengan usaha yang ia lakukan, katakanlah dengan tulus karena ia tahu mana perkataan Anda yang jujur dan mana yang tidak.

- Beri sambutan yang positif dan tepat
Hindari menggunakan kata-kata negatif yang membuat si kecil mempercayainya, akan lebih baik bila Anda mengatakan yang jauh lebih baik. Misalnya, 'Kamu boleh membantu, tapi hati-hati dan lakukan yang kamu mampu'. Pernyataan ini untuk mengakui perasaan si kecil dan menghargai pilihan yang dilakukannya, sehingga lain kalli ia dapat belajar mengungkapkan perasaannya.

- Ciptakan lingkungan pengasuhan yang nyaman di rumah
Seorang anak yang merasa tidak aman atau mengalami kekerasan dalam rumah, akan menderita dan membuatnya tidak menghargai diri sendiri. Anak yang sering melihat orangtuanya bertengkar akan mengalami depresi dan menarik diri.

- Pastikan si kecil mendapatkan lingkungan yang nyaman
Perhatikanlah apakah ada tanda-tanda kekerasan yang dialami si kecil dari orang lain, atau masalah di sekolahnya. Apakah berkelahi dengan teman sebaya dan faktor potensial lain yang mengganggu rasa percaya dirinya. Anda harus sensitif dengan tanda-tanda seperti ini.

- Berikan kegiatan yang membangun rasa percaya diri
Ikutsertakan si kecil ke berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan, dibanding kompetisi. Ini akan membantunya membangun rasa percaya diri dan menghargai dirinya. Ikut sertakan kegiatan di mana anak yang lebih besar membantu yang lebih kecil, misalnya membaca buku, menalikan sepatu, memasang kancing dan lain-lain.
(Sumber: artikel Psikologi)

DAMPAK KECANDUAN VIDEO GAME PADA ANAK


DAMPAK KECANDUAN VIDEO GAME PADA ANAK oleh : Redaksi [ 2008-12-18 02:22:08 ]
PADA mulanya, video games atau sejenisnya diciptakan hanya sekadar untuk mengisi waktu luang misalnya sedang menggu, dan sebagainya. Jenis ini dikenal dengan istilah dingdong. Karena itu, penempatannya pun hanya di pusat-pusat perbelanjaan atau di gedung-gedung bioskop dan pusat keramaian. Namun kenyataannya, kehadiran dingdong ini banyak disalahgunakan, misalnya saja didirikan di dekat sekolah dan di tempat-tempat yang kurang layak. Barangkali ini salah satu pencetus anak membolos dari sekolahnya.
Menurut Seto Mulyadi alias Kak Seto, permainan ini dimaksudkan untuk merangsang kecepatan bereaksi. Tapi parahnya, permainan itu mampu membuat anak kecanduan. Dengan sendirinya anak akan lupa belajar, makan, dan sebagainya. Ini tentu saja akan mengganggu fisik dan mental si anak.
Positif-Negatif
Sosiolog dari UI, Dra. Siti Hidayati, menilai video games cukup gawat pengaruhnya pada sosialisasi anak. Dalam proses sosialisasi, anak butuh teman sebaya untuk bermain. Bermain di sini diartikan sebagai proses belajar bermasyarakat. Ini pasti perlu ruang dan waktu. Konyolnya, katanya, lahan bermain makin lenyap, sementara waktu pun hilang begitu saja di depan layar video games.
“Dalam permainan ini, anak berhadapan dengan benda mati. Jadi, tak ada interaksi yang kreatif,” papar Siti seraya menambahkan, akhirnya tersimpulkan bahwa di situ tak ada interaksi kreatif dalam diri anak. “Cepat atau lambat, hal ini akan mengikis proses sosialisasi anak sebelum akhirnya mengambil peran dalam masyarakat,” katanya.
Prof. Dr. Utami Munandar, psikolog, mengingatkan bahwa dampak buruk yang bisa ditimbulkan akibat kecanduan permainan ini adalah melemahnya fisik dan psikis, tanpa disadari anak. Rentetan berikutnya, menyebabkan anak kekurangan energi dan melemahnya konsentrasi. Maka, jangan heran jika sewaktu-waktu nilai di rapor anak menurun, dan tidak usah kaget bila tiba-tiba seorang anak berubah jadi pemarah dan mudah tersinggung. “Memang pengaruhnya besar sekali terhadap perkembangan inteligensia anak-anak,” ujar Utami.
Sejauh permainan itu belum membuat kecanduan, Dra. Shinto B. Adelar, M.Sc, sekretaris jurusan Psikologi Perkembangan UI melihat adanya dua sisi — positif dan negatif — dalam video games. Dampak positif yang ditimbulkan permainan ini adalah belajar menemukan strategi. Dalam video games anak dirangsang menemukan atau mencapai score tertinggi, dengan sendirinya ia mempelajari setiap kesalahan yang telah diperbuat. Score itu dimaksudkan sebagai penghargaan atas jerih payah anak.
Selain itu, kata Shinto, masih ada segi positif lainnya, yakni melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih. Segi lain adalah ketekunan. Namun “ketekunan” di sini dapat berarti buruk. Untuk sisi negatifnya, Shinto menilai video games bisa menumbuhkan sikap agresif. Contohnya, untuk mencari score tertentu ia harus menghancurkan lawan, dengan cara “membunuh” dan sebagainya. Hal ini, kata Shinto, bisa membingungkan anak bila tak dapat membandingkan antara permainan yang sifatnya fantasi dengan realitas kehidupan sekelilingnya.
Jalan Keluar
Langkah yang perlu segera diambil yaitu bagaimana agar jangan sampai anak itu kecanduan. Sebab, kalau sudah kecanduan akan sulit mengarahkannya agar mau mengerti tentang akibat sampingan alat mainan itu. Utami maupun Shinto sependapat, menggiring anak pada kegiatan lain memang tidak mudah, tapi bagaimana pun ini adalah tugas orangtua dan mereka harus mampu memahami minat anaknya.
Sementara Shinto menawarkan kegiatan yang bisa menggiring anak meninggalkan permainan yang cukup berpengaruh itu atau menjauhkan mereka dari dingdong atau sejenisnya, yakni dengan mengikutkan pada kegiatan ekstra kurikuler. “Karena, menutup toko yang menyewakan atau menjual game watch tidaklah mungkin, tapi batasilah uang jajan anak-anak dan motivasi mereka untuk tidak terpengaruh untuk membeli sejenis mainan itu,” ujarnya.
Alternatif lain diungkapkan Siti Hidayati, yakni lebih menitikberatkan pada dihidupkannya kembali keterampilan tradisional di SD. Dari segi sosiologi keluarga, ia menekankan agar orangtua lebih menyadari perannya sebagai social agent bagi anak-anaknya. Orangtua harus mampu jadi teman bermain bagi anak-anaknya, sehingga komunikasi menjadi lancar dan anak tidak perlu lagi mencari kesibukan di luar rumah. Apalagi kenyataannya kini, anak-anak di kota seperti kehilangan tempat bermain, setelah semuanya berubah jadi pusat-pusat pertokoan dan perkantoran.
Tapi, menurut Kak Seto, yang paling efektif yaitu dengan membiasakan kembali mendongeng bagi anak-anak. Dalam era globalisasi kini, orangtua wajib berperan sebagai penyampai pesan (komunikator) bagi anak-anaknya dengan kegiatan mendongeng. Hal itu bisa dilakukan setelah ibunya pulang dari bepergian dengan menceritakan apa yang pernah dilihatnya atau juga oleh ayahnya ketika anaknya hendak tidur malam.
Dus, bukan hanya orangtua yang pegang peranan di sini, tetapi guru pun harus ikut aktif. Guru harus dapat menempatkan dirinya di tengah anak-anak yang masih dalam proses perkembangan dengan segala tantangannya agar anak didiknya merasa kerasan tinggal di kelas. Di samping itu, ketika di sekolah, guru hendaknya jangan hanya memberi PR yang sifatnya abstrak, tetapi hendaknya yang bersifat realistis, misalnya dengan menyuruh anak menyelidiki proses persemaian pada tumbuhan dan sebagainya.
(Sumber : Artikel be Your Self) 

TEST MINAT KEPRIBADIAN & KARIR


TEST MINAT KEPRIBADIAN & KARIR
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan memberi angka 1 pada kolom di bawah jawaban YA (bila jawaban
anda sesuai/senang/pernah melakukan) dan TDK (bila jawaban tidak sesuai/tidak senang)
NO SOAL - SOAL JAWABAN
YA TDK
  KEGIATAN                      
1 Memperbaiki barang-barang elektronik                  
2 Memperbaiki mobil                    
3 Memperbaiki barang-barang  mekanik                  
4 membuat barang-barang dari kayu                  
5 mengemudikan truk/traktor         0          
6 Menggunakan alat-alat perbengkelan                  
7 Pekerjaan yang berhubungan dengan motor / mobil balap                
8 Mengikuti pelatihan perbengkelan/reparasi                  
9 Mengikuti pelatihan menggambar mekanik                  
10 Mengikuti pelatihan pertukangan (kayu)                  
11 Mengikuti pelatihan montir mobil                  
12 Membaca buku/majalah ilmiah                  
13 Bekerja di laboratorium                    
14 Bekerja dalam suatu proyek ilmiah                  
15 membuat miniatur rumah atau model pesawat                  
16 Bekerja dengan perangkat kimia                  
17 Membaca tentang topik-topik yang menarik buat saya       0        
18 Memecahkan persoalan matematika atau problem catur                
19 Mengikuti kursus fisika                    
20 Mengikuti kursus kimia                    
21 Mengikuti  kursus geometri                    
22 Mengikuti kursus biologi                    
23 Membuat sketsa, menggambar, atau melukis                  
24 Menghadiri pertunjukan drama                  
25 Merancang perabotan/bangunan                  
26 Bermain di suatu kelompok musik, group band atau orkesta                
27 Berlatih memainkan suatu instrumen musik                  
28 Menghadiri pementasan, konser atau pertunjukan musik         0      
29 Membaca cerita fiksi                    
30 Berkreasi dengan gambar-gambar atau foto                  
31 Membaca naskah drama                    
32 Membaca / menulis puisi                    
33 Mengikuti kursus seni                    
34 Menulis surat kepada teman                  
35 Mengikuti kegiatan keagamaan                  
36 Menjadi anggota perkumpulan sosial                  
37 Menolong orang yang mempunyai masalah pribadi                
38 Mengurus anak-anak                    
39 Menghadiri pesta               0    
40 Berkumpul dan bernyanyi bersama                  
41 Membaca buku-buku psikologi                  
42 Mengikuti rapat dan pertemuan                  
43 Menghadiri pertandingan olahraga                  
44 Mencari teman-teman baru                    
45 Mempengaruhi orang lain                    
46 Menjual sesuatu                    
47 Mendiskusikan masalah-masalah politik                  
48 Menjalankan usaha saya sendiri atau wiraswasta                
49 Mengikuti pertemuan                    
50 Menjadi pembicara                 0  
51 Menjadi pemimpin dari suatu kelompok                  
52 Mengawasi pekerjaan orang lain                  
53 Menemui orang-orang penting                  
54 Memimpin kelompok mencapai suatu tujuan                  
55 Berpartisipasi dalam kampanye politik                  
56 Menjaga ruangan dan meja anda tetap rapi                  
57 Mengetik surat/laporan baik untuk kepentingan diri sendiri atau orang lain                
58 Menjumlah, mengurangi, mengalikan dan membagi angka-angka dalam pembukuan                
59 Menjalankan peralatan-peralatan untuk pekerjaan rutin, misalnya komputer,                
  mesin foto copy  dll.                
60 Mencatat pengeluaran-pengeluaran secara detil                  
61 Mengambil kursus mengetik/komputer                 0
62 Mengambil kursus kesekretariatan                  
63 Mengambil kursus pembukuan                  
64 Mengambil kursus akuntansi/hitung dagang                  
65 Mengarsipkan surat-surat, laporan, catatan dsb.                  
66 Menulis surat-surat bisnis/dagang                  
  KOMPETENSI                      
67 Saya pernah menggunakan alat-alat pertukangan seperti gergaji, kuas, palu dsb.            
68 Saya tahu bagaimana menggunakan voltmeter                  
69 Saya dapat mengatur karbulator                   
70 Saya pernah mengoperasikan peralatan-peralatan seperti bor, atau gilingan daging                
  atau mesin jahit                  
71 Saya dapat memplitur lagi perabot kayu yang sudah kusam                
72 Saya dapat membaca blueprint (gambar rancangan bangunan)     0          
73 Saya dapat melakukan perbaikan kecil pada alat-alat listrik                
74 Saya dapat memperbaiki perabotan rumah tangga                  
75 Saya dapat membuat gambar-gambar mekanik                  
76 Saya dapat melakukan perbaikan-perbaikan kecil pada pesawat TV atau Radio                
77 Saya dapat melakukan perbaikan-perbaikan kecil pada pipa ledeng                
78 Saya memahami cara kerja alat penyedot debu                  
79 Saya dapat menyebutkan tiga macam makanan yang mengandung kadar                 
  protein tinggi                  
80 Saya memahami konsep induksi elektromagnetik                
81 Saya dapat menggunakan tabel logaritma                  
82 Saya dapat menggunakan jangka sorong                  
83 Saya dapat menggunakan mikroskop         0        
84 Saya dapat mengenali 3 gugus bintang-bintang                  
85 Saya dapat menerangkan fungsi sel-sel darah putih                
86 Saya  dapat memahami formula-formula kimia sederhana                
87 Saya mengerti mengapa satelit-satelit buatan tidak jatuh ke bumi                
88 Saya pernah berpartisipasi dalam suatu pameran/perlombaan ilmiah                
89 Saya dapat memainkan suatu alat musik                  
90 Saya dapat berpartisipasi dalam koor/paduan suara yang memakai 2 atau 4 suara                
91 Saya dapat tampil sebagai pemain musik tunggal                
92 Saya dapat berakting dalam suatu drama/sandiwara                
93 Saya dapat membaca naskah puisi atau cerita dengan penuh penghayatan                
94 Saya dapat menari balet atau tari kreasi baru           0      
95 Saya dapat mensketsa orang, sehingga orang dalam sketsa itu dapat dikenali                
96 Saya dapat melukis/memahat                  
97 Saya dapat membuat barang-barang keramik/porselin                
98 Saya dapat merancang pakaian, poster/perabotan                
99 Saya menulis cerita/puisi dengan baik                  
100 Saya mampu menerangkan sesuatu pada orang lain dengan baik                
101 Saya pernah berpartisipasi dalam suatu kegiatan amal                
102 Saya dapat bekerja sama dengan baik dengan orang lain                
103 Saya mampu menghibur orang  yang lebih tua dari saya                
104 Saya dapat menjadi tuan/nyonya rumah yang baik                
105 Saya dapat mengajar anak-anak dengan mudah             0    
106 Saya dapat merancang hiburan untuk suatu pesta                
107 Saya dapat menolong orang-orang yang bingung atau bermasalah dengan baik                
108 Saya pernah bekerja sebagai tenaga sukarela di rumah sakit, klinik, atau Panti asuhan                
109 Saya dapat merancang kegiatan sosial sekolah/keagamaan                
110 Saya dapat memperkirakan kepribadian seseorang dengan baik                
111 Saya pernah dipilih menjadi pengurus organisasi di sekolah atau kampus                
112 Saya dapat mengawasi pekerjaan orang lain                  
113 Saya memiliki energi dan semangat yang luar biasa                
114 Saya cakap mengerahkan orang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan cara yang                 
  saya inginkan                  
115 Saya seorang penjual yang baik                  
116 Saya pernah memimpin suatu kelompok untuk menyampaikan saran atau keluhan             0  
  pada pejabat yang berwenang                
117 Saya menerima penghargaan sebagai seorang penjual atau pemimpin yang baik                
118 Saya pernah mengurus sebuah perkumpulan atau kelompok                
119 Saya telah mulai menjalankan usaha saya sendiri                
120 Saya tahu bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berhasil                
121 Saya seorang pendebat yang baik                  
122 Saya dapat mengetik 40 kata per-menit                  
123 Saya dapat mengoperasikan mesin fotocopy atau mesin hitung (Cas register)                
124 Saya dapat menulis steno (menulis cepat dengan simbul-simbul)                
125 Saya dapat mengarsip surat-surat                  
126 Saya pernah memegang suatu jabatan di bagian tata usaha                 
127 Saya dapat menggunakan program komputer pengolah data (Microsoft-word/exel dll.)               0
128 Saya dapat membuat banyak laporan/surat dalam waktu singkat                
129 Saya dapat menggunakan facsimile atau printer dengan baik                
130 Saya dapat  menggunakan program komputer basis data (D-Base, FoxPro  dll)                
131 Saya dapat membukukan anggaran debet dan kredit                
132 Saya dapat menyimpan arsip pembayaran dan penjualan dengan teliti                
  PEKERJAAN                       
133 Teknisi pesawat terbang                
134 Ahli lingkungan                    
135 Montir mobil                      
136 Tukang kayu                      
137 Operator mesin pengeruk                    
138 Ahli survey tanah untuk pembangunan                  
139 Pengawas bangunan         0          
140 Operator radio                    
141 Petugas pom bensin                    
142 Ahli kehutanan                    
143 Sopir bis jarak jauh                    
144 Ahli mesin                      
145 Masinis                      
146 Ahli listrik                      
147 Ahli meteorologi                    
148 Ahli Biologi                      
149 Ahli Astronomi                    
150 Teknisi laboratorium medis                    
151 Ahli antropologi                    
152 Ahli hewan                      
153 Ahli kimia             0        
154 Ilmuwan/peneliti ilmiah                    
155 Penulis artikel ilmiah                    
156 Editor jurnal ilmiah                    
157 Ahli geologi                      
158 Ahli tumbuhan                    
159 Pekerja pada penelitian ilmiah                  
160 Ahli fisika                      
161 Penyair                      
162 Dirijen orkestra                    
163 Musisi                      
164 Pengarang                      
165 Perancang iklan                    
166 Penulis lepas                      
167 Penata musik               0      
168 jurnalis                      
169 Pelukis                      
170 Penyanyi konser                    
171 Komposer/Pengubah lagu                    
172 Pematung                      
173 Penulis naskah/dramawan                    
174 Kartunis                      
175 Ahli sosiologi                      
176 Guru SMA/SMK                    
177 Ahli kenakalan remaja                    
178 Ahli terapi bicara                    
179 Konselor pernikahan                    
180 Kepala sekolah                    
181 Pimpinan taman bermain               0    
182 Ahli Psikologi Klinis                    
183 Guru ilmu sosial                    
184 Pimpinan yayasan kesejahteraan                  
185 Pemimpin kegiatan kaum muda                  
186 Konselor pernikahan                    
187 Pekerja dalam kasus-kasus psikiatrik                  
188 Konselor pekerjaan                    
189 Spekulan (pialang)                    
190 Pemborong                      
191 Eksekutif periklanan                    
192 Distributor                      
193 Produser acara TV                    
194 Manajer hotel                      
195 pelaku bisnis (Bankir, manajer dll.)                  
196 Manajer restoran                 0  
197 Pemimpin acara (MC)                    
198 Pedagang                      
199 Pedagang Real Estate                    
200 Direktur penerbitan                    
201 Promotor Olah Raga                    
202 Manajer pemasaran                    
203 Petugas pembukuan                    
204 Pegawai kantor Pos                    
205 Pengkaji anggaran belanja                    
206 Akuntan publik                    
207 Pemeriksa kredit                    
208 Penulis steno di pengadilan                  
209 Teller di Bank                      
210 Ahli pajak                     0
211 Pengontrol inventaris atau persediaan barang                  
212 Operator mesin industri                    
213 Analis keuangan                    
214 Juru taksir real estate                    
215 Pengolah data statistik                    
216 Kepala tata usaha                     
BERILAH PENILAIAN TENTANG KEMAMPUAN DIRI ANDA  DENGAN                 
MENGGUNAKAN PENILAIAN  1 SAMPAI DENGAN 7                
NILAI 1 BERARTI TIDAK SUKA/MINAT SAMA SEKALI                 
NILAI  4 BERARTI ANDA CUKUP BERMINAT                 
NILAI 7 BERARTI ANDA SANGAT SUKA / MINAT TERHADAP BIDANG PEKERJAAN INI                 
217 Kemampuan bidang mekanik   2   2          
218 Kemampuan bidang ilmiah     6     6        
219 Kemampuan bidang Artistik   4       4      
220 Kemampuan bidang Mengajar   9         9    
221 Kemampuan bidang Menjual   5           5  
222 Kemampuan bidang Klerikal (Administrasi perkantoran) 4             4
223 Kemampuan bidang ketrampilan tangan   2   2          
224 Kemampuan bidang Menghitung (Matematika)   7     7        
225 Kemampuan bidang musikal   2       2      
226 Keramahan       4         4    
227 Keahlian dalam memimpin (mempengaruhi)   5           5  
228 Keahlian dalam mengerjakan pekerjaan kantor   6             6
  56 0 4 # 6 # # #
ANALISA HASIL TES MINAT & KEPRIBADIAN
PERHATIKAN  SCORE ANDA YANG PALING TINGGI
 
NO BIDANG SCORE KETERANGAN
1 REALISTIK 4 Cenderung memilih aktivitas yang bersifat nyata, teratur  
dan sistematis. Senang melakukan sesuatu yang berhu-  
bungan dengan benda-benda, alat, mesin atau hewan.  
Umumnya cenderung mampu dalam hal mekanik, elektrik
pertanian & teknik. Akan tetapi cenderung kurang memiliki
kemampuan dalam hubungan sosial. Orang seperti ini  
memiliki sifat praktis, terus terang, keras kepala, kurang 
fleksibel, kaku, tidak suka menonjolkan diri dan kurang  
memiliki minat sosial. Orang tipe ini memilih pekerjaan-pe-
kerjaan dalam bidang seperti teknik, mekanik dan pertanian
2 INTELEKTUAL 13 Cenderung memilih aktivitas yang berhubungan dengan penye-
lidikan atau pengamatan yang sistematis terhadap budaya, biolo-
gi maupun fisika agar dapat mengerti dan mengontrol hal-hal
tersebut. Tipe seperti ini memiliki sifat analitis, kritis, ingin
tahu, rasional, suka bekerja sendiri. Cenderung memiliki ke- 
mampuan matamatik dan ilmiah serta kurang dalam kemampu-
an kepemimpinan. Tipe ini menyukai pekerjaan-pekerjaan
seperti peneliti, analis riset pasar, ahli astronomi, ahli antro-
pologi dll.      
3 ARTISTIK 6 Cenderung memilih aktifitas yang ambigius, bebas dan tidak
sistematis. Senang memanipulasi benda, verbal maupun tubuh
manusia untuk menciptakan suatu bentuk seni. Cenderung me-
miliki kemampuan dibidang seni - bahasa, musik, drama, tulis
menulis, puisi. Akan tetapi cenderung kurang mampu dalam
bidang klerikal (administrasi/perkantoran). Tipe ini memiliki
sifat sulit diatur, emosional, ekspresif, idealistik, tidak praktis
imajinatif, menyukai kebebasan, kreatif, sensitif, orisinal, ti-
dak suka ikut-ikutan. Menyukai pekerjaan yang berhubungan
dengan seni, musik, drama, tari, tulis-menulis, bahasa, desain.
4 SOSIAL 13 Cenderung memilih aktivitas yang berhubungan/melibatkan
orang lain. Seperti memberi informasi, melatih, mengembang-
kan maupun menyembuhkan. Cenderung memiliki kemampu-
an dalam hubungan interpersonal seperti memahami orang la-
in, mengajar serta kurang mampu dalam hal-hal yang bersifat 
keteknikan. Orang tipe ini memiliki sifat senang menolong
orang lain, kooperatif, sabar, ramah, bersahabat, empatik, per-
suasif, hangat, pengertian dan bijaksana. Tipe ini suka dengan
pekerjaan humas, pekerja sosial, psikolog, konselor, rohani-
wan dll.      
5 ENTERPRISING 10 Cenderung memilih aktivitas yang bersifat mempengaruhi 
orang lain. Semangatnya besar & energik, serta berani me-
ngambil resiko. Cenderung menolak aktivitas-aktivitas yang
bersifat sistematis dan penyelidikan/penelitian. Cenderung
memiliki kemampuan dalam bidang kepemimpinan dan hubu-
ngan interpersonal serta kurang mampu dalam bidang   
pelatihan ilmiah. Orang tipe ini memiliki sifat ambisius, ingin
populer, percaya diri, ingin memimpin, ramah, energik, pandai
mempengaruhi orang lain, banyak bicara, suka menonjolkan 
diri. Umumnya memilih pekerjaan seperti entertainer, market-
ing, pengacara, jaksa, politikus, broker dll.    
6 KONVENSIONAL 10 Cenderung memilih aktivitas yang sistematis dan teratur. Me-
nyenangi aktivitas yang berhubungan dengan data seperti me-
nyimpan catatan, mengumpulkan/mengatur data, melakukan
filing data. Umumnya menolak aktivitas yang ambigius, bebas
dan tidak sistematis. Cenderung memiliki kemampuan dalam
bidang klerikal dan sistem bisnis serta kurang mampu dalam 
bidang artistik. Tipe seperti ini memiliki sifat teliti, hangat, so-
pan-santun, rapi, patuh, kurang imajinatif, kurang fleksibel,
praktis, hati-hati, teratur. Umumnya memilih pekerjaan dalam 
bidang Akuntansi, sekretaris, pegawai Administrasi kantor,
teller bank, bagian pembukuan.    
GRAFIK  MINAT & KEPRIBADIAN ANDA
4 13 6 13 10 10